Tampilkan postingan dengan label Berita dan Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita dan Informasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Agustus 2021

Trip Simulasi | Kembali Berwisata | #kembaliberwisata

 

Logo Official Kembali Berwisata

Duh, mau ngepost ini tapi telat banget haha. Tapi gapapalah, dari pada jamuran kalo disimpen di laptop doang. Mending dishare, kali aja bermanfaat.

Tahun lalu gua pernah disuruh buat logo dan desain flayer untuk keperluan Trip Simulasi | Kembali berwisata. Isinya tentang semangat dalam upaya menaikkan gairah pariwisata Indonesia kembali yang sempat terpuruk di tengah badai pandemi.

Masih bingung juga? Oke gua jelaskan sedikit. Jadi gini:

Pada pertengahan 2020 lalu, muncul tagar #kembaliberwisata di berbagai media sosial, khususnya Instagram. Tagar ini muncul seiring dengan adanya gerakan dari puluhan tour organizer yang barasal dari ragam daerah di Pulau Jawa dalam menyiasati dampak Covid- 19.

Dalam gerakan itu, mereka bersatu dan membuat sebuah gagasan baru yang kemudian menghasilkan sebuah istilah “Trip Simulasi”.

Trip Simulasi sendiri adalah serangkaian kegiatan trip di era New Normal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Trip Simulasi yang bertajuk #kembaliberwisata ini bertujuan untuk membangkitkan gairah pariwisata domestik Tanah Air. Lalu, seperti apa sih protokolnya? Berikut rangkaiannya.

Protokol Kesehatannya:

1.   Pembersihan dan Penyemprotan Kendaraan Transportasi

  • Sebelum berangkat trip, kendaraan transportasi akan dibersihkan dan disemprot menggunakan disinfektan terlebih dahulu guna memberikan keamanan dan kenyamanan peserta.

2.   Pengecekan Suhu Tubuh

  • Sebelum keberangkatan, tepatnya pada meeting point, setiap peserta akan dicek terlebih dahulu suhu tubuhnya oleh crew. Jika suhu tubuhnya normal, maka peserta dapat melanjutkan trip. Pengecekan akan kembali dilakukan saat sudah tiba di destinasi dan bersifat berkala.

3.   Pengisian Form Pernyataan Sehat

  • Setelah pengecekan suhu tubuh, semua peserta akan diberikan sebuah Form Pernyataan Sehat oleh crew, dan setiap peserta wajib mengisi form tersebut.

4.   Penggunaan Masker dan Hand Sanitizer

  • Setiap peserta wajib menggunakan masker dan membawa hand sanitizer selama kegiatan trip berlangsung. Disarankan untuk membawa masker cadangan.

5.   Pembatasan Kapasitas Penginapan dan Jumlah Maksimum Orang per Destinasi Wisata

  • Guna tetap menjaga physical distancing selama trip, maka diberlakukan pembatasan terhadap kapasitas penginapan (100% menjadi 50%-70%), serta jumlah maksimum orang per destinasi wisata (500 orang menjadi 200 orang).

6.   Penyediaan Fasilitas Cuci Tangan

  • Semua peserta dapat melakukan cuci tangan pada fasilitas yang sudah disediakan di penginapan maupun sekitar destinasi. 

Gituuu sodara-sodara, #CMIIW ya haha.

Nah, untuk desiain logo dan flayer Instagram yang gua maksud ada di bawah ya. Konsepnya microblog.

Versi cuttingnya:













Versi Fullnya:



Udah ah cape. Semoga bermanfaat!

Designed by: Jumadi
Written by: Jumadi


Share:

Rabu, 04 Agustus 2021

Review Open Trip Dieng | "Negeri di Atas Awan"

Foto Bersama di Kompleks Candi Arjuna

Januari 2020 lalu, gua ikut Open Trip Dieng dari salah satu perusahaan tour organizer. Menurut gue, open trip bisa menjadi salah satu alternatif terbaik bagi kalian yang mau liburan tapi sering berpikir “duh gak ada teman liburan, budget ngepas, gak mau ribet urus ini itu, dan lainnya”.

Manfaat open trip itu banyak. Kalian bisa dapet teman baru, budget liburan jadi lebih irit, dan gak perlu pusing mikirin masalah cari homestay, transportasi, juga makan. Destinasi wisata yang ditawarkannya pun beragam.

Di Open Trip Dieng ini, gua berkesempatan untuk mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada di Dieng. Hasilnya sesuai ekspektasi. Kami dibuat kagum.

Nah, sekarang gua pengen sedikit review dan share tentang Dieng serta pengalaman open trip kemarin. Kira – kira, objek wisata apa aja yang dikunjungi. Simak di bawah ya, wkwk.

     

Pernahkah kalian membayangkan tinggal di suatu tempat dengan bukit yang menjulang, hembusan udara sejuk di sekitar, pepohonan rimbun di plataran, panorama gunung-gunung bak lukisan alam, serta selimut kabut yang seakan tak pernah pudar?

Dieng bisa menjadi jawabannya. Dataran tinggi (2.093 mdpl) ini terletak di Provinsi Jawa Tengah, tepatnya berada pada wilayah Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara.

Dieng.

Selain mendapatkan julukan “Negeri di Atas Awan”, Dieng juga mendapatkan julukan lain yaitu “Tanah Para Dewa”. Kawasan ini kerap dijadikan ajang perhelatan Dieng Culture Festival (DCF) yang diadakan setahun sekali, tepatnya bulan Agustus.

Panorama alam yang ditawarkannya pun mampu menghipnotis para pengunjungnya. Selain sebagai wisata alam, kawasan Dieng pun menyajikan wisata education bernuansa sejarah dan budaya yang tercermin dalam adat istiadat setempat serta artefak-artefak bersejarah.

Foto di depan Landmark Dieng

Di Open Trip Dieng kemarin, kami diajak mengunjungi beberapa objek wisata yang ada di Dieng. Pertama adalah Wisata Kawah Sikidang yang selalu mengeluarkan aroma khas belerang dan asap putih yang berasal dari kawah aktif. Di wisata ini, kalian juga bisa loh berselfie dengan seekor burung hantu yang menggemaskan.

Selanjunya, kami beranjak ke Wisata Dieng Plateau Theater yang menyajikan sebuah film dokumentasi seputar Dataran Tinggi Dieng berdurasi sekitar 20 menit yang dikemas secara apik.

Kemudian lanjut ke Wisata Batu Ratapan Angin, yang merupakan salah satu spot terbaik untuk menikmati keindahan dua telaga sekaligus yang ada di kawasan Dieng. Merekalah Telaga Warna dan Telaga Pengilon.

Terbentuk dari proses letusan gunung berapi, kedua telaga ini memiliki  warna yang tak lazim, loh. Pasalnya, Telaga Warna memancarkan nuansa gradasi warna hijau agak tua, hijau muda agak putih dan coklat, sedangkan Telaga Pengilon atau yang berarti Telaga Cermin berwarna bening dan merefleksikan keindahan alam di sekitar telaga.

Masih gua pantau! Btw, ini di Batu Ratapan Angin

Setelah terhipnotis dengan keindahan dua telaga tadi, kami diajak menapaki salah satu sisa peninggalan peradaban Kerajaan Mataram Kuno, Mahakarya Dinasti Sanjaya, yakni Kompleks Candi Arjuna.

Candi kuno Hindu tertua di Pulau Jawa ini keberadaannya begitu populer di kalangan wisatawan domestik maupun asing, loh. Gaya unik arsitektur bangunannya sangat cocok untuk kalian manfaatkan sebagai spot berswafoto.

Keesokan harinya, kami melakukan sebuah tracking pendek menuju Puncak Bukit Sikunir yang letaknya di Desa Sembungan. Sebuah desa tertinggi yang ada di Pulau Jawa. Jangan khawatir, track-nya cocok kok untuk pemula yang belum pernah mendaki gunung. Inilah tempat yang sangat wajib kalian kunjungi jika berlibur ke kawasan Dataran Tinggi Dieng, ya.

Dari puncak inilah, kalian akan menikmati salah satu ciptaan Tuhan yang begitu menakjubkan berupa Golden Sunrise. Cahaya keemasan yang dihasilkan dari efek sang surya terbit inilah sehingga orang-orang menamainya seperti itu. Tak jarang, euforia kegembiraan dari para pengunjung sering kali terlihat tatkala menyaksikan kehadiran sang surya.

Maka, tak berlebihan rasanya jika banyak orang yang menobatkan bahwa Golden Sunrise di Puncak Sikunir ini adalah yang tercantik di kawasan Asia Tenggara. Bahkan, jika cuaca dalam keadaan bersahabat, kalian akan beruntung menyaksikan indahnya hamparan kabut putih nan sejuk menyerupai awan, loh.

Belum lagi remang-remang dari pijaran lampu pemukiman penduduk sekitar yang melengkapi keeksotisannya. Nah, dari Puncak Sikunir ini pula julukan “Negeri di Atas Awan” diperoleh. Menarik bukan!

Setelah selesai menikmati indahnya panorama dari Puncak Bukit Sikunir, tiba saatnya kami menyicipi kuliner khas Dieng yang bernama Mie Ongklok, kuliner yang sangat cocok dinikmati di udara dingin.

Terakhir, kami singgah ke pusat perbelanjaan oleh-oleh khas Dieng. Carica adalah salah satunya yang kerap kali dibeli para wisatawan yang datang.

Narsis Dikit

Nah, itulah sedikit review tentang Dieng beserta objek wisatanya. Semoga bermanfaat dan menambah referensi buat kalian yang membacanya.

Thanks and see you!

Written by: Jumadi

Share:

Kamis, 14 Mei 2020

Nasib Pengusaha Bus di Tengah Domino Covid-19




Beberapa bulan belakangan ini, dunia sedang diteror oleh virus keluaran baru yang diduga berasal dari Wuhan, China. Dialah virus Corona, atau Covid-19. Virus ini benar-benar menjadi momok kelam dunia di tahun 2020. Penyebarannya yang luas hingga berskala global, membuat World Health Organization (WHO) meningkatkan statusnya menjadi pandemi.

Melansir data laman Worldometers, hingga Rabu (13/5/2020) sore, total kasus Covid-19 di dunia terkonfirmasi sebanyak 4.357.792 (4,3 juta) kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.611.515 (1,6 juta) pasien telah sembuh, dan 293.227 orang meninggal dunia.

Kasus terbesar berasal dari Negeri Paman Sam, Amerika Serikat dengan total 1,4 juta kasus, 296 ribu sembuh, dan 83,4 ribu orang meninggal. Disusul oleh Spanyol, Rusia, Inggris dan Italia.

Di Indonesia sendiri, angka kematian akibat pandemi ini sudah tembus lebih dari 1.000 orang korban jiwa dari total 15,4 ribu kasus. Angka ini diprediksi akan terus meningkat. Berbagai upaya preventif yang dinilai efisien dan efektif pun telah dilakukan oleh pemerintah beserta jajaran di bawahnya dalam menyiasati penanggulangan persebaran Covid-19, sehingga diharapkan bisa menekan angka kematian tersebut.

Sejauh ini, kebijakan yang sudah berjalan yaitu seperti adanya pemberlakuan status social distancing atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah, hingga adanya larangan mudik lebaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriyah, berlaku 24 April- 31 Mei 2020.

Kebijakan ini pun menuai polemik di tengah masyarakat. Ada yang pro, ada pula yang kontra. Beragam argumentasi pun dijadikan amunisi pandangannya. Mana yang salah, dan mana yang benar? Entahlah. Semua terkena imbasnya. Tergantung dari sudut mana seseorang itu memandang, yang jelas pandemi ini benar-benar membuat kehidupan semua orang resah, seakan sulit dan sempit.

Bagaikan domino, perekonomian dari berbagai sektor pun semakin lesu lantaran terkena efeknya. Salah satunya datang dari sektor transportasi yang dinilai paling terpukul dengan adanya pandemi ini, belum lagi ditambah adanya kebijakan PSBB dan  anjuran larangan mudik tadi.

Secara tidak langsung, efek dominonya memaksa para pengusaha bus untuk melarang operasi seluruh armada angkutan umumnya di sejumlah daerah. Alhasil, banyak pegusaha bus yang mengeluh dan turut berdampak terhadap kinerja perusahaannya.

Bayang-bayang akan mimpi buruk selanjutnya pun muncul. Tidak ada pemasukan, omset turun, rugi besar, terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan, hingga sampailah pada puncaknya bahwa perusahaan itu dinyatakan pailit karena tidak mampu lagi membayar kewajibannya kepada si piutang, dan “BOOMMM!!!” perusahaan itu pun kolaps - gulung tikar.

Jika sudah begini, lantas bagaimana? Siapa yang salah? Hmm.

Melansir portal berita BBC News Indonesia, Selasa (28/4/2020), dikatakan bahwa larangan mudik dan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat wabah virus corona berpotensi menghancurkan industri transportasi darat, seperti yang dialami Perusahaan Otobus (PO) Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Angkutan Antar Jemput Antar Provinsi (AJAP), dan bus pariwisata.

Dalam artikel tersebut juga dikatakan bahwa salah satu perusahaan otobus yang telah berkecimpung di industri transportasi selama lebih dari 45 tahun bernama San Putra Sejahtera telah menelan kerugian hingga Rp. 6 miliar dan pendapatan Rp. 0, akibat dari tidak beroperasinya bus dan tidak ada stimulus dari pemerintah.

Hassanudin Adnan, selaku Komisaris Utama PO San Putra Sejahtera berharap agar pemerintah segera memberikan bantuan keringanan pembayaran pinjaman bagi perusahaan dan juga bantuan sosial kepada awak pekerjanya.

Masih dalam artikel yang sama, ada juga sebuah perusahaan antar jemput Jakarta-Bandung yang telah memecat seluruh karyawannya.

Hmm, speechless.

Sebenernya, pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus berupaya dalam menangani ini dengan melakukan finalisasi rancangan peraturan pemerintah untuk memberikan keringanan kredit kepada industri usaha termasuk transportasi umum. Walaupun dengan harapan aturan tersebut akan selesai dan bisa diterapkan pada pertengahan Mei mendatang.

Pemerintah juga akan mengeluarkan tiga stimulus bantuan bagi mereka pengusaha transportasi yang terdampak pandemi ini. Namun, apakah dengan adanya stimulus ini benar-benar bisa membantu nasib para perusahaan transportasi tetap survive, khususnya perusahaan otobus yang memiliki jumlah armada bus yang banyak? Mengingat sudah kadung jauh terimbas. Atau, nasibnya justru akan tetap sama dengan apa yang dialami PO San Putra Sejahtera dan perusahaan antar jemput Jakarta-Bandung yang telah memecat seluruh karyawannya? Hmm, entahlah yak, semoga bisa meringankan bebannya.

Bingung juga mau nyalahin siapa dalam situasi seperti ini? Bisa survive tidaknya tergantung strategi yang diambil masing-masing perusahaan dalam menyiasati pandemi Covid-19 serta kebijakan pemerintah.

Di sisi lain, pemerintah pun pasti sudah berupaya penuh dalam mengatasi problematika ini melalui kebijakan-kebijakan yang dikeluarkannya. Walaupun jujur, terkadang masih ada kebijakan yang rasanya “mencla-mencle” dan kerap membuat bingung. Sehingga kadang terbesit sebuah pertanyaan, “Sebenernya, sudah efisien dan efektifkah kebijakan pemerintah dalam menyetop badai domino ini?”
_ _ _

*Tulisan ini murni buah pikiran penulis yang diambil dari sudut pandang penulis akan suatu kondisi yang menimpa nasib para pengusaha bus akibat pandemi Covid-19, dan tidak ada maksud menyudutkan pihak lain.

Written by: Jumadi
Image Source: https://policyscotland.gla.ac.uk/
Share:

Jumat, 21 Juni 2013

Meresapi Berbisnis dalam Islam


Akhir pekan lalu, saat merapikan buku-buku koleksi yang terserak, saya menemukan sebuah sebuah buku berbahasa Arab dengan kertas isi berwarna putih (alias bukan kitab kuning). Di sampul, tertulis judul “Tafsir Ayat Al-Ahkaam” atau tafsir ayat-ayat tentang hukum.

Buku karya Muhammad Ali Ash Shabuny ini saya buka-buka dengan hati-hati. Maklum buku lawas, kira-kira saya peroleh hampir 20 tahun silam. Begitu lama tak menyentuhnya. Dari daftar isi, perhatian saya langsung tersita ke sebuah bab yang khusus membahas riba.

Saya langsung ke halaman awal bab riba. Riba, menurut buku itu, adalah “ziyadah mutlaqah” alias tambahan yang pasti alias dimutlakkan. Sambil membaca cepat, saya lantas teringat fatwa Majelis Ulama Indonesia yang mengharamkan bunga bank, yang mutlak sekian persen per tahun, karena tergolong riba.

Fatwa MUI memang bukan hukum, melainkan kesepakatan ulama sehingga boleh diikuti atau tidak. Setidaknya jadi penuntun. Tapi di luar itu, saya pun merasakan, mengapa Islam (sebagaimana banyak tertera pada fiqh muamalah) memiliki sistem hubungan bisnis. 

Islam tidak hanya melarang perolehan bunga atau riba, tapi juga menyediakan solusi mendapatkan yang baik, yang sesuai syariah.

Dalam hubungan bisnis, solusi yang dikenal adalah mudharabah dan musyarakah. Keduanya sama-sama berpijak pada bagi hasil (berbagi keuntungan yang diperoleh), namun berbeda dalam hal memandang kerugian.

Pada sistem mudharabah, pihak pemberi modal disebut dengan shahib al-maal, sedangkan pihak penerima modal disebut mudharib. Sejumlah literatur menyebutkan, model ini pernah dipraktikkan oleh Nabi Muhammad saat berbisnis dengan Khadijah. Muhammad bertindak sebagai mudharib, sementara Khadijah — yang menyerahkan domba-dombanya kepada Muhammad untuk dijual — sebagai shahibah al-maal.

Dalam hubungan bisnis ini, seandainya terjadi kerugian, maka yang menanggung adalah shahib al-maal. Tapi dengan catatan, jika kerugian akibat kelalaian atau ulah penyimpangan yang dilakukan oleh mudharib, maka dia pun ikut menanggung.

Sementara jika ada keuntungan, maka diterapkanlah pola bagi hasil sesuai kesepakatan awal. Misalnya, 70:30 antara pemberi modal dan penerima modal. Kata kuncinya adalah kesepakatan awal, sehingga kedua belah pihak sama-sama rela menerima rasio bagi hasil (yang tentu memperhitungkan risiko bisnis).

Pada sistem lainnya, yaitu musyarakah (arti harfiah: perserikatan), para pemberi modal adalah orang-orang yang terlibat dalam sebuah usaha (berserikat). Karena itu, baik keuntungan maupun kerugian yang didapat, akan ditanggung dan dinikmati bersama.

Khusus terkait keuntungan, tentu telah memperhitungkan seluruh biaya. Baik biaya operasional, produksi, maupun biaya lain yang lazim dalam bisnis. Tapi yang pasti, tidak boleh ada keuntungan mutlak yang ditetapkan di muka. 

Tak heran jika Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia No. 08/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Pembiayaan Musyarakah bagian C ayat 2 berbunyi: “Setiap keuntungan mitra harus dibagikan secara proporsional atas dasar seluruh keuntungan dan tidak ada jumlah yang ditentukan di awal yang ditetapkan bagi seorang mitra.

Satu pesan moral yang begitu terasa dari fatwa MUI dan kitab tafsir ayat-ayat tentang hukum adalah, betapa bisnis dalam Islam berlandaskan saling percaya dan saling berbagi — baik untung maupun rugi.

Bagaimana bila diniatkan saja untuk sedekah?

Tentu saja sangat baik. Namun perlu diingat, sedekah bukanlah bisnis. Perbedaannya jelas: kita bersedekah demi berharap kerelaan Allah SWT terhadap hambanya. Tidak ada pengharapan nilai keuntungan dalam konteks ini. Bahkan ada yang menafsirkan, justru pengharapan keuntungan dari sedekah bisa menghilangkan pahala sedekah itu sendiri.

Betapa indahnya keteraturan yang sudah diberikan jalannya dalam syariah. Mudah-mudahan setelah merapikan buku-buku lawas yang terserak, ketika itu saya berharap, pemahaman serta niat selalu dijaga.

Herry Gunawan, Pendiri Plasadana.com

Thank to:
Sumber: www.yahoo.com
Share:

Pengunggahan Pikiran di 2045

Pengunggahan Pikiran di 2045 ?




Some futurists predict humans will be able to upload
their consciousness to computers … 

NEW YORK - Pada 2045, manusia akan mencapai keabadian digital dengan mengunggah pikiran mereka ke komputer atau setidaknya seperti yang dipercaya para pengamat masa depan. Ide itu memunculkan gagasan Global Futures 2045 International Congress, konferensi futuristis yang digelar pada 14-15 Juni.

Konferensi yang digagas miliarder Rusia Dmitry Itskov tersebut memadukan sains gila dan fiksi ilmiah. Konferensi itu menampilkan para pembicara yang memiliki latar belakang yang berbeda, dari tokoh sains seperti Ray Kurzweil, Peter Diamandis, dan Marvin Minsky sampai Swamis dan pemimpin spiritual lainnya.

2045
Kurzweil, seorang penemu, pengamat masa depan, dan pemimpin teknis di Google, memprediksi bahwa pada 2045, teknologi akan melampaui kekuatan otak dalam menciptakan hal yang super cerdas, era yang dikenal dengan istilah singularity (era di masa depan saat komputer menjadi lebih cerdas dari manusia). Ilmuwan lainnya juga pernah mengatakan bahwa robot-robot akan mengalahkan manusia pada 2100. 

Menurut Moore's law, kemampuan komputer meningkat dua kali lipat setiap dua tahun. Sejumlah teknologi juga mengalami kemajuan yang serupa, dari rangkaian genetik samapai percetakan 3D, kata Kurzweil kepada peserta konferensi. Dia menggambarkan poinnya dengan rangkaian grafis yang memperlihatkan peningkatan beragam teknologi yang tidak terelakkan.

Pada 2045, “Berdasarkan perkiraan konservatif mengenai jumlah penghitungan, Anda harus menirukan otak manusia, kita akan mampu mengembangkan kecerdasan kita miliaran kali,” kata Kurzweil.

Itskov dan orang-orang yang disebut “transhumanist” menganggap singularity yang akan terjadi itu sebagai keabadian digital. 

Lebih khusus lagi, mereka yakin bahwa dalam beberapa dekade mendatang manusia akan mampu mengunggah pikiran mereka ke sebuah komputer, melampaui kebutuhan tubuh biologis. Setidaknya untuk saat ini, gagasan itu terdengar seperti fiksi ilmiah. Namun kenyataannya, perekayasaan saraf menjadi langkah besar terhadap pembentukan otak dan pengembangan teknologi untuk mengembalikan atau menggantikan fungsi-fungsi biologisnya.

Otak buatan

Pencapaian terbesar telah dibuat di bidang tampilan otak-komputer atau BCIs (Brain-Machine Interfaces). Implan koklea, tempat saraf koklea otak yang secara elektronik menstimulasi untuk mengembalikan indera pendengaran seseorang yang sulit mendengar merupakan pencapaian pertama BCI. Banyak kelompok yang kini mengembangkan BCIs untuk mengembalikan keahlian motorik, menyusul kerusakan sistem saraf akibat stroke atau cedera saraf tulang belakang. 

José Carmena and Michel Maharbiz, insinyur elektrik di University of California, Berkeley, berupaya mengembangkan keahlian motorik BCIs. Perangkat itu terdiri dari perangkat elektroda seukuran pil yang merekam sinyal saraf dari area motor otak, yang kemudian diurai oleh sebuah komputer dan digunakan untuk mengendalikan kursor komputer atau anggota tubuh buatan (seperti lengan robotik). 

Carmena dan Maharbiz mengungkapkan tantangan untuk membuat BCI dapat bekerja secara stabil selama beberapa waktu dan tidak membutuhkan tautan.

Theodore Berger, ahli saraf di University of Southern California di Los Angeles, membuat BCIs ke tahapan yang berikutnya, dengan mengembangkan sebuah memori buatan. Berger berniat mengantikan hippocampus otak, bagian dari otak yang mengubah momori jangka pendek (seperti menekan tombol) dan mengubahnya menjadi sinyal digital. 

Sinyal itu langsung menuju komputer untuk kemudian ditransfer secara matematis dan kemudian dikembalikan lagi ke otak, untuk dipatenkan menjadi memori jangka panjang. 

Dia telah berhasil menguji perangkat itu pada tikus dan monyet, dan kini diterapkan pada pasien manusia.

Pengunggahan pikiran

Konferensi itu menjadi lebih menarik saat Martine Rothblatt, pengacara, penulis, dan wirausahawan, sekaligus CEO perusahaan bioteknologi United Therapeutics Corp. tampil ke podium. Judul perbincangannya pun provokatif, yaitu “The Purpose of Biotechnology is the End of Death.” 

Rothblatt memperkenalkan konsep “mindclone” — versi digital dari manusia yang dapat hidup selamanya. Ia menggambarkan bagaimana kloning pikiran dibuat dari “mindfile,” atau tempat penyimpanan kepribadian online kita, yang menurutnya telah dimiliki manusia (contohnya dalam bentuk Facebook). 

Mindfile itu akan berjalan di mindware, sejenis perangkat lunak untuk kesadaran. “Perusahaan pertama yang mengembangkan mindware akan memiliki (akses) ribuan Google,” kata Rothblatt.

Namun, apakah mindclone tersebut bisa hidup? Rothblatt yakin bisa. Ia mengutip satu definisi mengenai kehidupan sebagai sebuah pengembangan kode untuk menghindarkan kekacauan. Sejumlah kritikus menepis apa yang Rothblatt sebut sebagai “dualisme Cartesian yang menakutkan,” menegaskan bahwa pikiran harus memiliki wujud biologi. Sebaliknya, ia berpendapat perangkat lunak dan perangkat keras sama baiknya dengan perangkat basah, atau material biologis.

Rothblatt kemudian membahas implikai dari pembuatan mindclone. Keberlanjutan diri menjadi isunya, karena persona tidak akan lagi mendiami tubuh biologis. Selain itu juga ada hak mindclone, yang akan menjadi “kontroversi” di abad ke-21, kata Rothblatt. Bahkan pengembangan mindclone dan penggambaran ulang pasca kematian juga dibahas.

Dunia kuantum
Berkaitan dengan pembahasan teknologi otak dan pengunggahan pikiran, banyak yang membahas kealamian kesadaran di jagat raya. Fisikawan Roger Penrose dari University of Oxford dan beberapa pihak menolak interpretasi bahwa otak bukan sekadar komputer. 

Penrose menyatakan bahwa kesadaran adalah fenomena kuantum mekanis yang muncul dari keajaiban jagat raya. Mereka yang berasal dari kalangan intelektual seperti Penrose menganggap bahwa mengunggah otak akan membutuhkan komputer kuantum, yang pengembangannya kemungkinan tidak akan terjadi pada 2045.

Namun Itskov berpikir sebaliknya. Presiden Global Future 2045 Congress berusia 32 tahun tersebut bersikeras untuk dapat hidup selamanya.

Thank to:
Sumber: www.yahoo.com
Share:

Sabtu, 04 Mei 2013

BMKG: Gerhana Matahari Cincin Terjadi 9-10 Mei 2013



Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan gerhana matahari cincin (GMC) akan terjadi pada 9-10 Mei 2013.

Berdasarkan situs resmi BMKG yang dilansir di Jakarta, Jumat, menyebutkan gerhana matahari cincin tersebut dapat diamati dari Samudra Pasifik, Australia, Singapura, Indonesia kecuali Sumatera bagian Utara dan Filipina bagian Selatan.

Di Australia dan Pasifik akan mengalami gerhana matahari cincin. Sementara di Indonesia kecuali Sumatera bagian Utara, akan berupa gerhana matahari sebagian (GMS) pada 10 Mei 2013 yang dapat disaksikan pada pagi hari.

Fase GMC, di mana gerhana mulai pada 21 25.1 UT, gerhana cincin mulai di 23 32.6 UT, dan puncaknya pada 00 19.6 UT, gerhana cincin berakhir 02 17.8 UT serta gerhana berakhir pada 03 25.3 UT.

Namun, waktu untuk setiap fase di setiap lokasi bisa berbeda dengan waktu-waktu tersebut, karena tergantung pada posisi lokasi pengamat di permukaan bumi dan posisi bulan dan matahari nisbi terhadap posisi pengamat.

Gerhana mulai dapat terlihat di Kupang, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Merauke dan Jayapura. Selain Kupang dan Manado, masyarakat di enam daerah lainnya beruntung bisa menyaksikan puncak gerhana hingga gerhana berakhir.

Sementara puncak gerhana juga bisa dilihat masyarakat di Surabaya, Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Samarinda, Denpasar, Mataram, Kupang, Manado, Kendari, Palu, Makassar.

Sedangkan gerhana berakhir bisa dilihat dari Padang, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Samarinda, Denpasar, Mataram, Kupang, Manado, Kendari, Palu, Makassar.

Gerhana matahari adalah fenomena alam di mana terhalanginya cahaya matahari oleh bulan, sehingga tidak semuanya sampai ke bumi.

Peristiwa tersebut terjadi akibat dinamisnya pergerakan posisi matahari, bumi dan bulan dan hanya terjadi pada saat fase bulan baru dan dapat diprediksi sebelumnya.

Di 2013, diperdiksikan terjadi lima kali gerhana yaitu dua gerhana matahari dan tiga kali gerhana bulan.(rr)




Gambar:
http://l1.yimg.com/bt/api/res/1.2/dUnRISSLApQH7q5kxM8C1w--/YXBwaWQ9eW5ld3M7Zmk9ZmlsbDtoPTQ0NDtweW9mZj0wO3E9ODU7dz02MzA-/http://l.yimg.com/os/246/2012/05/18/RTR28W1C-190608-jpg_051828.jpg
Share:

6 Cara Agar Otak Makin Pintar

Tahukah Anda, Jika kebanyakan orang tidak khawatir dengan kondisi penurunan memori yang mungkin terjadi beberapa tahun ke depan?



Menurut penelitian di University of Virginia, gangguan memori bisa muncul sejak usia 20-an. Setelah mengevaluasi lebih dari 2.000 pria dan wanita berusia antara 18-60 tahun selama tujuh tahun, para peneliti menemukan bahwa pada usia 27, kecepatan otak dalam memecahkan teka-teki, dan penalaran mulai menurun.

Namun Anda tidak perlu panik. Otak masih memiliki kemampuan untuk menyimpan memori. Hanya saja pemanggilan memori tersebut sedikit tersendat. Ini menunjukkan bahwa otak harus dijaga kesehatannya agar tetap fokus dan berfungsi optimal.

Berikut 6 langkah sehat yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan dan fungsi otak agar tetap berfungsi optimal.
1. Tetap Aktif
Kebugaran fisik dapat meningkatkan ukuran hippocampus (bagian otak yang terhubung dengan ingatan jangka panjang). Lakukan jenis latihan apa pun agar darah Anda mengalir dengan baik. Jogging dan renang bisa menjadi pilihan yang tepat untuk meningkatkan fungsi otak Anda.

2. Lengkapi dengan Omega-3
Gary Small dari iBrain menyebutkan, “Apa yang baik bagi jantung Anda, tentu akan baik untuk otak Anda”. Dia menyarankan agar Anda mengisi diet dengan makanan yang kaya antioksidan seperti buah-buahan berwarna cerah dan sayuran, ditambah asam lemak Omega-3 dari ikan dan minyak zaitun.

3. Pikirkan dan Visualisasikan
Berlatih dengan isyarat. Jika Anda perlu mengingat beberapa hal baik benda maupun angka cobalah untuk membuat catatan sebagai hafalan untuk memori dalam otak Anda. Catatlah hal-hal detail yang sekiranya sulit untuk Anda ingat.

4. Jangan Andalkan Gadget
Hampir seluruh penduduk dunia mengandalkan teknologi seperti smartphone, komputer tablet, PC dan lainnya untuk membantu mengingat hari-hari penting . Tetapi jangan lupa untuk sesekali mengingat hal-hal detail yang terkait langsung dengan diri Anda dan keluarga dengan otak Anda. Penggunaan teknologi berlebihan dapat mengakibatkan ketergantungan dan membuat otak menjadi malas berpikir.

5. Bermain dan Bersantai
Bermain video game tidak akan membuat fungsi otak Anda terganggu, permainan yang penuh teka-teki dapat membantu untuk memperkuat dan melatih otak Anda serta meningkatkan konsentrasi. Anda juga membutuhkan waktu bersantai dan memanjakan diri untuk mengurangi stres sekaligus meningkatkan kemampuan otak Anda.

6. Tidur Cukup
Tidur dapat membantu mengaktifkan kembali seluruh sel-sel otak, sehingga otak dapat menyerap dan mempelajari sesuatu lebih dalam dan lebih banyak. Peningkatan kemampuan ini secara langsung akan mempengaruhi tingkat kecerdasan seseorang, demikian yang disampaikan Dr Paul Shaw dariWashington University School of Medicine. (dan)



Sumber: http://id.she.yahoo.com/6-cara-agar-otak-makin-pintar-084541446.html
Share:

Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan dalam Membangun Good Government Governance (GGG) di Indonesia

Dibawakan oleh: Gusti Eka Suhendra
(Akuntansi-Semester 5)
  Dalam mengukur tingkat pencapaian keberhasilan atas suatu kebijakan yang telah diambil oleh pemerintah, memang membutuhkan proses yang cukup panjang, dengan kata lain kita belum bisa berasumsi secara cepat dalam menilai hasil dari kebijakan yang telah di ambil oleh pemerintah.
     Kendatipun reformasi memaksa terjadinya perubahan struktur (restrukturisasi) dengan penyesuaian daerah otonom, dimana disadari pemerintahan tidak lagi bercorak korporatis dan sentralistik pada kepemimpinan top executive di tangan bupati/wali kota. Politisasi birokrasi yang masih cukup kental mewarnai dinamika otonomi daerah Hal ini, erat kaitannya juga dengan kegagalan hubungan kelembagaan eksekutif dan legislatif, karena proses menguatnya political society. Sunarsip ( 2001) mengemukakan bahwa terjadinya krisis ekonomi di Indonesia disebabkan oleh tata kelola yang buruk ( bad governance ) pada sebagian besar pelaku ekonomi ( publik dan swasta ).
     Upaya yang dapat kita lakukan kita pada saat ini adalah dengan menciptakan iklim yang baik baik dalam hal ekonomi, sosial, dan politik. Hal-hal tersebut tentunya hanya dapat kita capai melalui pengembalian kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dengan mencoba mewujudkan suatu pemerintahan yang bersih dan berwibawa atau yang dikenal dengan istilah good governance. Oleh karena itu tuntutan terhadap terwujudnya good governance (tata kelola yang baik) sangat diperlukan terutama diinstansi pemerintah. Penetapan UU No. 22 tahun 1999 dan Undang-Undang No. 25 tahun 1999 oleh pemerintah, mengenai Pemerintah Daerah dan Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah, membawa dampak pada pemberlakuan otonomi bagi pemerintah daerah pada ruang lingkup yang lebih besar serta akuntabilitas publik yang lebih nyata (Halim, 2001).
     Selanjutnya, Undang-Undang ini diganti dan disempurnakan dengan Undang-Undang No. 32 tahun 2004 dan Undang-Undang No. 33 tahun 2004. Kedua undang-undang tersebut telah merubah akuntabilitas atau pertanggungjawaban pemerintah daerah dari pertanggungjawaban vertikal (kepada pemerintah pusat) ke pertanggungjawaban horisontal (kepada masyarakat melalui DPRD). Pada intinya semua peraturan tersebut menginginkan adanya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Namun, setelah empat tahun berlakunya paket undang-undang tersebut, delapan tahun sejak otonomi yang luas kepada daerah, dan sepuluh tahun setelah reformasi, hampir belum ada kemajuan signifikan dalam peningkatan transparansi dan akuntabilitas keuangan Negara/Daerah.
     Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dalam tiga tahun terakhir secara umum masih buruk (Siaran Pers, BPK RI, 23 Juni 2008). Kondisi ini semakin memburuk, sebagaimana di ungkapkan dalam siaran pers BPK RI pada tanggal 15 Oktober 2008 yaitu: dilihat dari persentase LKPD yang mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan Wajar Dengan Pengecualian (WDP) selama periode 2004-2007 semakin menurun setiap tahunnya. Persentase LKPD yang mendapatkan opini WTP semakin berkurang dari 7% pada tahun 2004 menjadi 5% pada tahun berikutnya dan hanya 1% pada tahun 2006 dan 2007. Sebaliknya, LKPD dengan opini Tidak Memberikan Pendapat (TMP) semakin meningkat dari 2% pada tahun 2004 menjadi 17% pada tahun 2007 dan pada periode yang sama opini Tidak Wajar (TW) naik dari 3% menjadi 19%. Selanjutnya hasil pemeriksaan BPK menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan negara/daerah yang dilakukan pemerintah dalam Tahun 2008 masih menunjukkan banyak kelemahan dan baru menunjukkan tanda-tanda perbaikan, BPK memberikan opini WTP atas delapan Laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD), opini WDP atas 217 LKPD, opini tidak wajar (TW) atas 21 LKPD, dan opini TMP atas 47 LKPD dari 293 LKPD Tahun 2008 yang telah diperiksa BPK pada Semester I Tahun 2009 (BPK, 2009).
     Pembuatan laporan keuangan merupakan suatu bentuk kebutuhan akan adanya transparansi yang menjadi syarat pendukung terhadap akuntabilitas berupa keterbukaan ( opennes ) atas aktivitas pengelolaan sumber daya publik. Transparansi dapat dilakukan apabila ada kejelasan tugas dan kewenangan, ketersediaan informasi terhadap publik, proses penganggaran yang terbuka, dan jaminan integritas dari pihak independen mengenai perkiraan fiskal, informasi, dan penjabarannya. (IMF, 1998 dalam Schiavo-Campo and Tomasi, 1999).

Konsep Dasar Akuntansi Pemerintahan
1. Entitas Pelaporan dan Pengguna Laporan Keuangan Entitas pelaporan adalah unit pemerintahan yang terdiri atas satu atau lebih entitas akuntansi yang menurut peraturan perundang-undangan wajib menyampaikan laporan keuangan, yang terdiri atas; 1. Pemerintah Pusat. 2. Pemda. 3. Satuan Organisasi di lingkungan pemerintah pusat / daerah. 4. Organisasi lainnya, jika menurut peraturan perundang-undangan satuan organisasi dimaksud wajib menyajikan laporan keuangan.

2. Peranan dan Tujuan Laporan Keuangan
Setiap entitas pelaporan mempunyai kewajiban untuk melaporkan upaya-upaya yang telah dilakukan serta hasil yang dicapai dalam pelaksanaan kegiatan secara sistematis dan terstruktur pada suatu periode pelaporan untuk kepentingan: Akuntabilitas, Manjemen,Transparansi, Keseimbangan, antargenerasi.

3. Tujuan Laporan Keuangan
Pelaporan keuangan pemerintah seharusnya menyajikan informasi yang bermanfaat bagi para pengguna dalam menilai akuntabilitas dan membuat keputusan, baik keputusan ekonomi, sosial, maupun politik.

4. Komponen Laporan Keuangan
Laporan Keuangan pokok terdiri atas :Laporan realisasi anggaran,Neraca,Laporan Arus Kas,Catatan atas laporan keuangan. Selain laporan keuangan pokok tersebut, entitas pelaporan diperkenankan menyajikan laporan kinerja keuangan dan laporan perubahan ekuitas.

Hubungan antara penerapan StandarAkuntansi Pemerintahan terhadap Good Governance
     Good governance menghendaki pemerintahan dijalankan dengan mengikuti prinsip-prinsip pengelolaan yang baik, seperti transparansi (keterbukaan), akuntabilitas, partisipasi, keadilan, dan kemandirian, sehingga sumber daya negara yang berada dalam pengelolaan pemerintah benar-benar mencapai tujuan sebesar besarnya untuk kemakmuran dan kemajuan rakyat dan negara. Penerapan prinsip-prinsip good governance dalam penyelenggaraan negara tak lepas dari masalah akuntabilitas dan tranparansi dalam pengelolaan keuangan negara dan daerah (Cadbury,1992 yang dikutip Media Akuntansi 2000 dalam Sunarto,2003). Sebagian besar penelitian tentang good governance di tingkat perusahaan dilakukan di Amerika dan negara-negara anggota Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) (Shleifer dan Vishny, 1997).
     Penelitian dilakukan di negara yang sedang berkembang masih sangat sedikit. Black (2001) berargumen bahwa pengaruh praktek good governance terhadap nilai perusahaan akan lebih kuat di negara berkembang dibandingkan di negara maju. Hal tersebut dikarenakan oleh lebih bervariasinya praktik good governance di negara berkembang dibandingkan negara maju. Durnev dan Kim (2002) memberikan bukti bahwa praktik good governance lebih bervariasi di negara yang memiliki hukum lebih lemah. Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) merupakan standar yang harus diikuti dalam laporan keuangan instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pengguna laporan keuangan akan menggunakan SAP untuk  memahami informasi yang disajikan dalam laporan keuangan. Laporan pertanggungjawaban keuangan daerah (LPJ keuangan daerah) dan laporan pertanggungjawaban kinerja kepala daerah (LPJ kinerja) berpengaruh positif dan signifikan terhadap atas akuntabilitas publik pemerintah daerah dan penerapan IPSAS berpengaruh positif terhadap akuntabilitas publik pemerintah (Anondo, 2004).

Kendala yang sering dihadapi dalam menerapkan SAP terkait dengan Good Governance
  1. Kurangnya Komitmen dari seluruh elemen terkait dalam menerapkan prinsip tranparansi dan akuntabilitas dalam menyelenggarakan pemerintahan.
  2. Penerapan Standar Akuntansi Sektor publik yang belum diterapkan secara menyeluruh.
  3. Kurangnya Sumber daya manusia yang handal dalam mengelola laporan keuangan di daerah, namun disisi lain para akuntan yang memang memiliki kemampuan kurang tertarik untuk masuk kedalam bidang tersebut.
  4. Adanya sistem pengendalian internal pada departemen, daerah provinsi, kabupaten, kota yang belum melakukan fungsi pengendaliaanya secara efisien, efektif, serta kehandalan dalam melakukan audit. 
Share:

Ambivalensi Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi


   Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) telah banyak mendominasi kehidupan manusia, termasuk interaksinya dengan alam sekitar dan sesamanya. Kemajuan Iptek banyak dijadikan sebagai tolak ukur menilai maju-tidaknya peradaban umat manusia di berbagai belahan dunia. Tidak mengherankan kalau akhirnya ilmu pengetahuan dan teknologi diagung-agungkan, dan setiap bangsa berlomba untuk memilikinnya. Tapi pertanyaan yang muncul adalah: Apakah Iptek merupakan pilihan satu-satunya bagi pengembangan peradaban manusia, bagi pemenuhan kebutuhannya dan untuk menjawab semua permasalahan yang dihadapinya? Dan apakah Iptek sama sekali tidak membawa serta sisi-sisi negative bagi manusia dan kehidupan pada umumnya? Dari kenyataan yang terjadi hingga sekarang ini, semakin disadari bahwa kemajuan yang semakin pesat dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, selain membawa manfaat besar bagi kehidupannya, juga membawa serta didalamnya masalah-masalah etis yang  serius. Itulah ambivalensi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Share:

Minggu, 14 April 2013

Android (Sistem Operasi)

Android (Sistem Operasi)[1]

www.google.com

 1.            Apakah Android itu?
           Android adalah sistem operasi yang berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.

          Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.
          Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar-benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).

2. Sejarah
2.1. Kerjasama dengan Android Inc.

        Pada Juli 2005, Google bekerjasama dengan Android Inc., perusahaan yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler. Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler.

2.2.   Produk awal
      Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar GSM yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010).
      Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat bergerak (mobile) yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.
      Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android. Berikut ini beberapa versinya, di antaranya yaitu:
Ø  Android versi 1.1
Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.
Ø  Android versi 1.5 (Cupcake)
Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.
Ø  Android versi 1.6 (Donut)
Donut (versi 1.6) dirilis pada bulan September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.
Ø  Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1. Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik. Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.
Ø  Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)
Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.
Ø  Android versi 2.3 (Gingerbread)
Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.
Ø  Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesia pada Mei 2011.
Ø  Android versi 4.0 (ICS: Ice Cream Sandwich)
Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC. Ponsel pertama yang menggunakan sistem operasi ini adalah Samsung Galaxy Nexus.
Ø  Android versi 4.1 (Jelly Bean)
Android Jelly Bean yaang diluncurkan pada acara Google I/O lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru diantaranya meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat. Tak ketinggalan Google Now juga menjadi bagian yang diperbarui. Google Now memberikan informasi yang tepat pada waktu yang tepat pula. Salah satu kemampuannya adalah dapat mengetahui informasi cuaca, lalu-lintas, ataupun hasil pertandingan olahraga. Sistem operasi Android Jelly Bean 4.1 muncul pertama kali dalam produk tablet Asus, yakni Google Nexus 7.
Ø  Android versi 4.2 (Jelly Bean)
Fitur photo sphere untuk panaroma, daydream sebagai screensaver, power control, lock screen widget, menjalankan banyak user (dalam tablet saja), widget terbaru. Android 4.2 Pertama kali dikenalkan melalui LG Google Nexus 4.

 3.            Fitur
            Fitur yang tersedia di Android adalah:
·       Kerangka aplikasi: itu memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.
·       Dalvik mesin virtual: mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat telepon seluler.
·       Grafik: grafik di 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL.
·       SQLite: untuk penyimpanan data.
·       Mendukung media: audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3, AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)
·       GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, 4G dan WiFi (tergantung piranti keras)
·       Kamera, Global Positioning System (GPS), kompas, NFC dan accelerometer (tergantung piranti keras)

  4.            Android Bagi Komunitas Sumber Terbuka
          Android memiliki berbagai keunggulan sebagai piranti lunak yang memakai basis kode komputer yang bisa didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga pengguna bisa membuat aplikasi baru di dalamnya. Android memiliki aplikasi native Google yang terintegrasi seperti pushmail Gmail, Google Maps, dan Google Calendar.
           Para penggemar open source kemudian membangun komunitas yang membangun dan berbagi Android berbasis firmware dengan sejumlah penyesuaian dan fitur-fitur tambahan, seperti FLAC lossless audio dan kemampuan untuk menyimpan download aplikasi pada microSD card. Mereka sering memperbaharui paket-paket firmware dan menggabungkan elemen-elemen fungsi Android yang belum resmi diluncurkan dalam suatu carrier-sanction firmware.



[1] http://id.wikipedia.org/wiki/Android_(sistem_operasi)
Share: